BAHU Partai NasDem minta Polsek Tanjung Morawa bersikap PRESISI dalam menyikapi
peristiwa seorang wanita dibacok oleh mantan suaminya di Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung
Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (19/9/2022) pukul 09.00
WIB. Saat itu korban mengendari sepeda motor Honda Vario warna putih,
dan sesampainya di Jalan Bandar Labuhan Desa Dagang Kerawan tepat di depan
lapangan Peston, korban diberhentikan sama pelaku. Dimana diketahui bahwa Pelakunya
itu mantan suaminya korban.
Kami mengapresiasi langkah langkah yang telah dilakukan oleh Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Firdaus Kemit dan Kapolres
DS, yang sangat responsive menindaknlanjuti peristiwa kekerasan terhadap
perempuan ini dengan menangkap pelaku. Selanjutnya kami meminta pada kepolisian segera memproses
pelaku dan yang terpating adalah menyelematkan korban, merehabilitasi fisik dan
mentalnya, keadaan nya, sehingga tidak menimbulkan trauma mendalam. Kami berharap
pihak pemerintah Deli Serdang dalam hal ini DInas Pemberdayaan Perempuan dan
Anak, P2TP2 segera turun tangan membantu korban, jika perlu pihak LPSK juga
harus terlibat untuk memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan ini.
BAHU Partai Nasdem akan melakukan peran pemantauan terhadap kasus ini,
karena kita tahu kasus ini pasti akumulasi permasalahn lain yang melingkupinya.
Tidak berdiri sendiri, pasti adala penyebabnya. Tapi apapun sebabnya, kami
minta pelaku harus di adili untuk mempertangungjawabakan perbuatannya.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak Partai Nasdem
Sumut, menjelaskan bahwa Peristiwa ini sangat disayangkan terjadi, Perbuatan
pelaku sangat sadir dan tidak berprikemanusiaan. Dalam kasus ini, kami harapkan
perlindungan pada korban harus lebih di kedepankan, jangan sampai korban tidak
dilindungi, dilayani secara baik. Pemerintah Kab Deli Serdang, harus menanggung
seluruh biaya perobatan yang dialami korban itu harapan kami. Kasus ini akan
menjadi contoh kasus bagaimana peran perlindungan terhadap perempuan sangat
diperlukan, pendidikan dan pemberdayaan gender
mainstreaming harus terus di gerakkan di tengah masyarakat.
Sebagaimana kita ketahaui beberapa waktu lalu telah terjadi pembacokan
terhadap korban begitu korban berhenti di pinggir jalan, pelaku langsung menganiaya korban dengan
menggunakan sebilah parang ke wajah mantan istrinya tersebut berulang kali.
Mendapat kekerasan itu, korban pun meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Karena minta tolong, warga mendatangi ke arah korban. Saat itu
pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang sekolah SMA Bukit
Barisan," jelasnya.
Dengan kondisi bersimbah darah, korban pun masih sempat
mengendarai sepeda motor miliknya menuju ke kantor Desa Bandar Labuhan dan
langsung meminta bantuan perangkat desa.(AA)


