Deli Serdang.(Berita Terupdate)- Seperti yang telah kita ketahui bahwa Gerakan Pramuka merupakan pelopor untuk kegiatan-kegiatan sosial, karena anak-anak pramuka tersebut sudah diikat dengan Try Satya sebagai janjinya pada Negara Indonesia dan Dasa Darma sebagai landasan moral kepada generasi penerus bangsa yang akan menjalankan hidupnya sebagai manusia yang bermanfaat untuk masyarakat.

Salah satunya baru-baru ini anak-anak pramuka dari sekolah SMA Negeri 7 Medan, melaksanakan kegiatan perkemahan Pendidikan dengan thema "Gerakan Pramuka Peduli Lingkungan". Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi Tahtan Education Centre di daerah Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Dalam acara tersebut Gerakan Pramuka SMA Negeri 7 Medan menghadirkan aktifis Lingkungan Hidup Sutan Malik sebagai nara sumber untuk memberikan pelatihan pengenalan jenis sampah dan pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya. 

Menurut aktifis lingkungan hidup Sutan Malik, dirinya datang ke perkemahan pendidikan kepramukaan tersebut karena diundang oleh pihak sekolah untuk memberikan pelatihan pengolahan pemanfaatan sampah dan mengajarkan anak-anak pramuka agar mengerti dan memahami cara pengolahan sampah organik dan sampah non organik.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan anak-anak pramuka SMA Negeri 7 Medan dapat memahami apa tujuan dari pengolahan sampah tersebut, sekaligus dapat mengamalkan Dasa Darma Pramuka yang ke dua yaitu "Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia"

Salah satu pelajar SMA Negeri 7 Medan Nisa mengatakan "Kegiatan pramuka dalam pelatihan pengolahan dan pemanfaatan sampah ini sangat bermanfaat untuk kami yang belum memahami secara 100% dalam pemilahan sampah tersebut, Kami jadi mengerti dan memahami mana sampah yang bermanfaat dan mana sampah yang tidak bermanfaat. Dengan harapan agar setiap anak-anak pramuka dapat menjaga lingkungan dan lebih peduli terhadap lingkungan terutama di lingkungan disekitar kita." ungkap beliau.

Sementara itu guru pendamping dalam perkemahan pramuka tersebut Dian Apriani mengatakan "Setelah kegiatan ini semoga saja anak-anak pramuka dapat mengerti bagaimana cara mengolah sampah yang organik diolah menjadi pupuk organik cair dan sampah non organik dapat pilah sesuai dengan jenisnya sehingga bisa dilakukan dengan tukar rupiah." ungkap beliau.

Kemudian beliau juga mengatakan "Dari hasil kegiatan Gerakan Pramuka Peduli Lingkungan tersebut para pelajar SMA Negeri 7 Medan berharap mereka bisa menerapkan kebersihan lingkungan sekolah dengan membuang sampah ketempat sampah sesuai dengan jenisnya. sedangkan sampah organik mereka olah menjadi Biotrasth sebagai tabungan untuk uang kas pramuka." tegasnya. (Red)